Peranan Komka dalam HUT Paroki St Theresia

20 10 2005

Narasumber: Benny Bhisma, Yohanes Sungging Gatot Widagdo dan Ricky Paul Kambey; Host: Tengkar Seputro dan Yenni Eka Sari

komkaprapatan.JPGBulan Oktober ini salah satu Gereja Katolik di Balikpapan merayakan pesta ulang tahun pelindung parokinya yaitu Gereja Katolik Santa Theresia – Prapatan. Tentu saja, semua anggota Gereja terlibat aktif dalam acara ini. Secara khusus kita akan akan bersama kaum muda Gereja St. Theresia dan mengungkapkan keterlibatan mereka untuk memeriahkan Pesta Ulang tahun Pelindung Paroki ini.Telah hadir, Bapak Benny Bhisma, Pembina Komka Sta. Theresia; Yohanes Sungging Gatot Widagdo, Koordinator Seksi Kepemudaan Dewan Paroki Sta. Theresia; Ricky Paul Kambey, seorang  Pelajar SMU Negeri 1 Balikpapan yang tahun ini terpilih untuk menjabat sebagai Ketua Komka Sta. Theresia.

Ipoet : Pak Benny, bagaimana latar belakang terbentuknya Komka khususnya di Paroki St. Theresia, mulai kapan dan oleh siapa?
Pak Benny : Latar belakang terbentuknya Komka secara data tidak jelas. Kaum Muda atau KOMKA terbentuk mulai dari berdirinya sebuah gereja. Ini berlaku untuk semua gereja bukan hanya di Sta. Theresia Prapatan. Sedangkan istilah dalam kepemudaan terus berganti. Seperti Komka yang dulu disebut Mudika. Nama ‘Komka’ didasarkan pada Pedoman Dewan Pastoral Paroki yang telah direvisi pada tahun 2004.  

Ipoet : Jadi bisa dibilang dimana ada gereja di situ pasti ada kaum muda ya Pak. Tapi bagaimana untuk keanggotan Komka?
Pak Benny : Kawan-kawan pemuda meliputi Komka,  KKMK (Komunitas Karyawan Muda Katolik) serta organisasi kepemudaan lainnya yang ada di paroki dengan rentang usia antara 13 sampai 34 tahun. Yang menjadi anggota komka adalah mereka yang duduk di SMA kelas 1 ke atas sampai dengan mahasiswa. Perbedaan terletak pada sisi pembinaan, disini dibedakan menjadi dua kelompok: yunior, yaitu mereka yang masih duduk di bangku SMA dan senior untuk mereka yang sudah lulus SMA. Berbicara mengenai KKMK, mungkin di Paroki Sta. Theresia dan Paroki lain bisa mulai dibentuk dan dikembangkan.

Ipoet : Sekarang sebagai Koordinator Seksi Kepemudaan, apa yang mas Gatot dapat selama bergabung di Komka?
Gatot : Secara pribadi merupakan suatu keberuntungan buat saya bisa bergabung bersama Komka. Awalnya sih memang susah tapi itulah perjuangan. Tapi bisa dikatakan lebih banyak sukanya daripada dukanya. Kalo dukanya hanya pada saat mengumpulkan teman-teman. Kalo sukanya, bisa belajar berorganisasi, menambah teman, menambah wawasan dan pengalaman juga bisa menghilangkan stress.

Yenni : Apa yang menjadi daya tarik Komka khususnya di Prapatan?
Gatot : Bulan lalu tepatnya tanggal 9-11 September Komka mengadakan Retret Rekreasi Kaum Muda di Bukit Rahmat Putak Samarinda yang ternyata sangat menarik minat teman-teman muda untuk ikut Komka. Saya pribadi sangat bangga karena pada acara tersebut terbentuk Pengurus Komka baru yang memiliki program kerja yang sangat menarik.Adalah sebuah prestasi tersendiri bagi kami karena dana yang kami himpun untuk acara tersebut semuanya murni berasal dari Kas dan aktivitas Komka. Tidak ada campur tangan dari Kas Dewan Paroki Gereja. Dari dana yang sangat minim ternyata dapat mencukupi semua biaya dan pengeluaran yang jumlahnya sekitar Rp. 17juta,-. Puji Tuhan atas berkatNya.

Yenni : Apa kegiatan yang secara rutin diadakan Komka?
Gatot : Saat ini kegiatan yang secara rutin latihan koor/paduan suara, latihan band, pertemuan mingguan dan kursus bahasa perancis yang diadakan seminggu sekali di aula paroki, yang mengajar juga salah satu dari kami, dari komka prapatan juga. Saat ini kami sedang mempersiapkan suatu operet yang rencananya akan kami tampilkan pada tahun baru nanti. Acara-acara ini murni dari komka dan untuk komka, dan yang pasti kami persembahkan untuk gereja.

Yenni : Sebagai Ketua Komka, apa visi dan misi Komka untuk masa mendatang?  
Ricky : Sebagai Ketua Komka yang baru saya sangat berterima kasih telah dipercaya teman-teman untuk memimpin Komka. Tapi saya juga tidak bisa bekerja sendiri, saya masih perlu support dan nasihat dari teman-teman senior serta dukungan dan bantuan dari teman-teman yang lain. Visi saya adalah “GIGIH DALAM KEGIATAN GAGAH, DALAM PENAMPILAN” sedangkan Misi saya adalah “Menciptakan KOMKA yang KOMKA” yaitu KOMUNIKATIF, KOMPAK dan ATRAKTIF.

Yenni : Sebagai pelajar apa hambatan dan rintangan yang dihadapi? Mengingat sekarang mas Ricky punya 2 kewajiban yaitu sebagai Ketua Komka dan sebagai Pelajar.
Ricky : Tantangan memang ada tapi saya anggap semuanya merupakan perjuangan menuju pendewasaan iman. Yang paling berat adalah membagi waktu antara belajar dan kegiatan Komka. Tapi saya berusaha supaya keduanya tetap bisa saya kerjakan.

Ipoet : Bicara lagi mengenai pesta Sta. Theresia, bagaimana latar belakang pesta ulang tahun Sta. Theresia ini?
Pak Benny : Pertama kali berdiri di Balikpapan adalah Paroki Klandasan yang sekarang lokasinya berada di Wisma Segara, Pasar Baru. Sedangkan Gedung Gereja Sta. Theresia dari prasasti yang ada dibangun pada tahun 1931, tidak diketahui secara pasti kapan gereja Sta. Theresia ini didirikan. Karenanya pada setiap tahunnya kita tidak bisa memastikan HUT ke berapa yang sedang diperingati, sehingga HUT dibuat sesuai dengan Pesta Pelindung Gereja yaitu Sta. Theresia pada setiap 1 Oktober dan sekaligus dilaksanakan kegiatan-kegiatan untuk memeriahkan HUT tersebut. Sedangkan nama Sta. Theresia dipilih karena merupakan pelindung misi gereja.Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun ini :Lomba koor antar kring, Lomba nasi goreng Bapak-bapak, Kuis Kitab Suci, Pertandingan Bulu tangkis antar kring, bola kaki bapak-bapak pake daster, bola kaki ibu-ibu pake sarung, lomba karaoke lagu-lagu rohani, lomba maskot kring dan untuk anak-anak meliputi lomba fashion show dan mewarnai gambar. Juga akan ada jalan santai keluarga sebagai puncak acara pesta Sta. Theresia ini. Semua jadwal tertera di papan pengumuman gereja. Untuk tahun ini Ketua Panitia HUT Gereja adalah Bp. Andreas Simarmata dari Kring Markoni.

Ipoet : Apa yang dilakukan Komka untuk merayakan pesta pelindung Paroki St Theresia ini?
Ricky : Komka turut berperan dengan mengadakan acara-acara outdoor seperti :
Tanggal   9 : Lomba futsal/bola kaki antar kring
Tanggal 16 : Lomba Maskot Kring, Kuis Kitab Suci
Tanggal 23 : Band
Komka juga turut serta menjadi team support, kami ada dan siap jika dibutuhkan.
Gatot : Pada HUT Gereja tahun ini Dewan Paroki sudah membentuk Panitia dengan Ketua Bp. Andreas dan Ketua Seksi Lomba Bp. Yohanes Poniran sehingga Komka tidak terlibat secara penuh dalam semua kegiatan. 

Yenni: Pak Benny, sebagai orang tua, apa yang Pak Benny lakukan untuk mendorong anak agar ikut serta berperan aktif dalam gereja? 
Pak Benny : Sebagai orang tua saya menyadari iman adalah dasar yang paling kuat untuk menjadi tumpuan dalam kehidupan sehari-hari karena iman itulah yang bisa mengontrol khususnya kaum muda dalam menjalani kehidupannya. Kaum muda harus dipandang sebagai pribadi yang sedang berkembang. Mereka memiliki ciri khas dan keunikan yang tidak bisa tergantikan, kualitas, bakat dan minat yang perlu dihargai.Mereka mempunyai perasaan, pola pikir, tata nilai dan pengalaman tertentu, masalah dan kebutuhan yang perlu dipahami supaya kaum muda menjadi pemuda yang beriman selain dari bimbingan ortu, keterlibatan kaum muda dalam hidup menggereja dan cinta akan gereja menjadikan pemuda semakin kuat dan tangguh dalam iman karena ini sangat penting untuk perisai diri.

Yenni : Bagaimana cara menjaring lebih banyak kaum muda, terutama mereka yang telah bekerja untuk bergabung? 
Gatot : Berdasarkan pengalaman saya, Komka harus membuat kegiatan yang lebih menarik, menjaga kekompakan, pasang mata dan telinga, bekerja menggunakan hati dan perasaan, mengembangkan cipta dan karsa dan untuk ortu harus mau memahami karena ortu juga pernah muda.

Yenni: Apakah ada trik yang akan dipakai untuk menjaring teman-teman Katolik di sekolah, dan juga di sekolah lain di Balikpapan sehingga komka St Theresia ini bisa berkembang?
Ricky :

  • Kita menjangkau koneksi dengan kaum muda SMP dan SMA dengan menunjuk koordinator di dalamnya. Seperti saya sebagai coordinator di SMU 1, sdr Yugo sebagai coordinator di SMU 5, sdr Fian sebagai coordinator di Patra Dharma, dan sdr Lintang sbg coordinator di SMP st Mikael.
  • Membuat acara dan kegiatan yang “anak muda banget” seperti ngeband
  • Juga mengadakan sharing problem (curhat) buat kaum muda serta kebebasan berekspresi tiap 1 bulan sekali.

Aksi

Information

5 responses

23 09 2006
hendi setiawan

saya seorang karyawan swasta di jakarta
saya sekarang sedang mencarikan jodoh untuk adik saya,cewek
yang tinggal di malang
mudha2an ada yang bisa memberikan jalan

29 09 2006
RAMAR

SAYA SEORANG JOMBLO JUGA PINGIN CARI PASANGAN YANG SEXY,ALIM,KEIBUAN,SAYA BERUMUR 25

13 11 2007
MbO RaHmi 'mUaNize

Sya seorang wanita berusia 23 yang sedang mecari pacar…
mda-mdahan & tlong didoakhan untuk bisa mendapatkan CEY?

14 07 2009
ANTONIUS K. MARDIYANTO

BAGI DONG PENGALAMAN

15 09 2010
setiadi

Selamat untuk GemaWarta, yang sampai sekarang masih eksis. Dulu saya tinggal di balikpapan 2006-2008. Sekarang tinggal di Padang. Pernah ikut Tour de Church yang salah satu fotonya ada di halaman ini. Kepada pengelola halaman ini, bolehkah saya minta dikirimi foto yang ada saya itu, di gereja km 45 yang ada pastur Vero (?), ada pak dokter dan bu dokter itu. Saya yang pakai baju kotak-2. Trims sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: