Hidup, Perjuangan dan Teladan Paus Yohanes Paulus II

27 10 2005

Narasumber: Pator Josef Kristianto, MSF dan Bapak Jimmy Yapianto; Host: Carolline Silka Wibowo dan Rocky Natio Pasaribu

Rekan setia, seperti kita ketahui bersama bahwa almarhum Paus Yohanes Paulus II adalah salah satu sosok legendaris dunia. Beliau dikenal dengan perjuangannya melawan kekerasan atau peperangan. Sepanjang 26 tahun sebagai Paus, beliau telah menghasilkan banyak perubahan yang baik dan signifikan bagi umat Katolik sedunia dan muka bumi ini, yang sekarang kita nikmati sebagai warisan-warisannya. Silka: Bila kita kembali ke sejarah kepausan ini, siapa sebenarnya Paus yang pertama? Bisa ceritakan sedikit sejarah mengapa umat Katolik memiliki Paus?
Romo:Paus pertama adalah Petrus. Petrus adalah kepala Para Rasul yang diangkat sebagai paus pertama oleh Yesus Kristus sendiri

Silka: Baik, kembali ke sosok Paus Yohanes Paulus II, siapa sebenarnya beliau ini, Romo?
Romo: Paus Yohanes Paulus II
(nama asli: Karol Józef Wojtyła (dilafazkan sebagai: voi-TI-wa), lahir di Wadowice, Polandia pada tanggal 18 Mei 1920. sebagai seorang anak opsir pada Tentara Kekaisaran Habsburg Austria, yang juga bernama Karol Wojtyła. Pada 1941, Karol sudah kehilangan ibunya, ayahnya dan kakak lelakinya. Masa kecilnya terpengaruh kontak intensif dengan komunitas Yahudi di Kraków, yang kala itu berkembang dan pengalaman buruk pendudukan Nazi. Semasa itu Karol bekerja di tambang batu dan pabrik kimia. Pada masa mudanya, Karol adalah seorang olahragawan, pemain sepakbola, pemain sandiwara, penulis sandiwara, dan menguasai bermacam-macam bahasa. Ketika menjabat di kemudian hari, bahasa yang dikuasainya secara fasih adalah: Bahasa Polandia, Slovakia, Rusia, Italia, Perancis, Spanyol, Portugis, Jerman, dan Inggris, ditambah dengan pengetahuan akan Bahasa Latin Gerejawi.Nama panggilannya: Lolex

Silka: Sejak kapan Karol Józef Wojtyła menjadi Pastor? Mengapa akhirnya dia memilih untuk menjadi Pastor? 
Romo: Karol Wojtyła ditahbiskan sebagai pastor pada 1 November 1946 (usia 26 thn). Karol kala itu mengajar ilmu etika di Universitas Jagiellonian, Kraków dan kemudian di Universitas Katholik Lublin. Pada 1958 Karol diangkat menjadi uskup pembantu (auxiliary bishop (?)), Uskup Kraków dan empat tahun kemudian meneruskannya menjadi Uskup dengan gelar Vicar Capitular. Pada 30 Desember 1963, Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Uskup Agung (Archbishop (?)) Kraków. Sebagai uskup dan uskup agung, Wojtyła ikut serta menghadiri Konsili Vatikan II, dan memberikan kontribusi pada dokumen-dokumen penting yang kelak menjadi Pernyataan tentang Kebebasan Beragama (Dignitatis Humanae) dan Konstitusi Pastoral tentang Gereja dalam Dunia Modern (Gaudium et Spes), dua hasil utama Konsili, ditilik dari sudut pandang historis dan pengaruhnya.
 

Rocky: Baik, masih dengan Romo Kris, bagaimana perjalanan karir Karol Wojtyła di hierarki Gereja sampai akhirnya beliau terpilih menjadi Paus Yohanes Paulus II
Romo: Pada 1967 Paus Paulus VI mengangkatnya menjadi Kardinal. Pada Agustus 1978, pada wafatnya Paus Paulus VI, Karol menghadiri konklaf Paus yang memilih Albino Luciani, Kardinal Venesia, sebagai Paus Yohanes Paulus I. Pada usia 65, Luciani bisa dikatakan masih muda sebagai Paus. Wojtyła pada usia 58 masih bisa mengharapkan untuk menghadiri sebuah konklaf Paus lainnya sebelum mencapai usia 80 tahun (usia maksimal dalam mengikuti konklaf). Namun tidak dikira bahwa ternyata konklaf selanjutnya datang begitu cepat pada 28 September 1978, hanya 33 hari setelah menjabat, Paus Yohanes Paulus I wafat. Pada Oktober 1978 Wojtyła kembali ke Vatikan untuk menghadiri konklaf kedua dalam waktu kurang dari dua bulan.Pada 16 Oktober 1978, pada usia 58, Wojtyła meneruskan Paus Yohanes Paulus I. Pada pengumuman terpilihnya seorang Paus non-Italia dalam kurun waktu 455 tahun, banyak yang menyebutnya sebagai "sang pria dari negara yang jauh." Melihat usia, kewarganegaraan, dan kondisi kesehatan mantan olahragawan dan penulis skenario sandiwara ini, Karol memecahkan semua rekor Paus. Kelak Karol menjadi pemimpin Gereja Katholik Roma yang paling dominan dalam abad ke-20, melebihi Paus Paulus VI dalam perjalannya dan menurut beberapa orang bahkan melampaui kemampuan intelektual Paus Pius XII dan kharisma Paus Yohanes XXIII.Motto: M = Maria ; Totus Tuus = KepadaMu, ku abdikan segalanya

Rocky: Romo, apa saja yang menjadi perjuangan Paus Yohanes Paulus II ini selama 26 thn kepemimpinannya?
Romo: Paus Yohanes Paulus II diangkat pada usia 58 tahun pada tahun 1978. Dia adalah Paus non-Italia pertama sejak Paus Adrianus VI, yang menjabat untuk sesaat antara tahun 15221523. Dia memerangi komunisme, kapitalisme yang tak terkendali dan penindasan politik. Dia dengan tegas melawan aborsi dan membela pendekatan Gereja Katolik Roma yang lebih tradisional terhadap seksualitas manusia.Hari Perdamaian Sedunia = 1 JanuariPengampunan terhadap mereka yang mencelakakan dirinya = Mehmet Aqca (penembak Paus)

Silka: Romo, bisa jelaskan sedikit, apa penyebab wafatnya Paus Yohanes Paulus II ini?
Romo:
Sang Paus telah didiagnosa dengan penyakit Parkinson sejak tahun 2001 sehingga pendengaran dan pergerakannya terbatas. Pada 31 Maret 2005, Paus terkena "demam tinggi yang disebabkan infeksi pada saluran uriner" namun tidak dibawa ke rumah sakit di Roma, karena keinginannya untuk meninggal di Vatikan. Pada hari yang sama, dia diberikan Sakramen Perminyakan oleh Gereja Katholik Roma, pertama kalinya sejak percobaan pembunuhan terhadapnya pada tahun 1981 oleh Mehmet Ali Ağca, seorang ekstremis sayap kanan berwarganegara Turki dan berfaham fasisme.Keadaanya semakin memburuk hingga akhirnya dia meninggal pada 2 April pukul 19:37 UTC (03:37 WIB), pada usia 84 tahun. Sri Paus dimakamkan enam hari kemudian pada 8 April di Basilika St. Petrus.


Aksi

Information

One response

31 10 2007
Bertus Mandalahi

He is really the holiest man in chatolic history. And he bring the chatolic church out of old fashion

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: