Seputar PDKK “Kasih Yesus”, Paroki St. Klemens I Sepinggan

23 10 2006

Narasumber: Cecilia Parrang (Koordinator PDKK Klemens) dan Pak Eric Gasper. Host: David Goh & Ajeng

Ajeng :
Ibu Cecil, bagaimana sejarah singkat terbentuk nya PDKK Kasih Yesus di paroki St Klemens I Sepinggan, padahal sudah ada PDKK di Prapatan ataupun Dahor? 

Cecilia Parrang:
PDKK Kasih Yesus mulai berdiri pada tanggal 23 Februari 2003 seiring dengan pemekaran paroki St Klemens I yg awalnya bagian dari paroki St. Theresia. Idealnya tiap paroki memiliki PDKKnya sendiri. Berangkat dari pemikiran itu, maka kami berinisiatif mendirikan PDKK Kasih Yesus, dengan dukungan penuh dari alm Pst Cyprianus Arakian Lelaona MSF. Kami memulai itu dengan anggota kira 7 orang, yaitu saya sendiri, Pak Herman Suprapto, pak Eric sebagai pemusik, Bu Roosye, bu Lies, Risma dan bu Thea Karamoy. Awalnya kegiatan tsb kami lakukan pada hari minggu sore jam 4, dan dibantu juga beberapa personnel dari PDKK Firdaus seperti Lenny & Jenny. Namun sekarang kami pindahkan kegiatan tersebut menjadi setiap hari Rabu jam 19:30 bertempat di Aula Paroki.  Kemudian pada tanggal 23 Februari 2006, kita mengadakan ultah yg ke 3 sekaligus diresmikan di dalam Misa oleh Pst Stanislaus Maratmo MSF. Demikianlah sejarah singkat berdirinya PDKK Kasih Yesus Paroki St Klemens I Sepinggan. 

Ajeng:
Bagaimana dengan perkembangannya sejauh ini bu?

Cecilia Parrang:
Memang sampai sekarang ini jumlah peserta belum terlalu banyak, untuk itu saya juga ingin menghimbau umat Paroki St Klemens I Sepinggan, mari bergabung dengan kami utk merasakan Kasih Yesus yg begitu hangat di dalam persekutuan doa kita. Seperti dikatakan dlm Ibrani 10:25  ”Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan pertemuan Ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yg mendekat”

Ajeng:
Mungkin ada tambahan info dari pak Eric? 

Eric Gasper:
Baiklah, tambahan info yaitu, bahwa Ibu Cecillia Parrang termasuk salah satu pendiri PDKK di Balikpapan. Sebelum kami mengadakan PDKK Kasih Yesus, kami juga tergabung didlm PDKK Firdaus yg telah dirintis sekian lama oleh ibu Cecillia Parrang, bahkan juga termasuk PDKK Maria Bunda Segala Bangsa di Paroki Dahor.

Ajeng :
Berbicara mengenai PDKK Kasih Yesus, apa saja yg sudah dilakukan? 

Cecilia Parrang:
Kegiatan kami selama ini (ke luar):

  • Pertemuan rutin yg kita sebut PD setiap hari Rabu jam 19:30 di Aula Paroki Sepinggan
    Dlm PD tsb kita mengadakan Pujian penymbahan, membaca Firman dan merenungkannya, kemudian kesaksian dan sharing lalu doa syafaat atau doa umat.
  • Mengunjungi dan mendoakan orang sakit, baik di RS ataupun dirumah sesuai permintaan
  • Layanan ke RUTAN bersama Prodiakon paroki 2 bulan sekali, sesuai jadwal yg diberikan oleh RUTAN.
  • Ikut ambil bagian dalam kegiatan di Paroki misalnya , mengisi tugas Koor, Kolekte /Tatib maupun Lektor
  • Misa Karismatik di Paroki St Klemens I sebulan sekali.

Kegiatan ke dalam :

  • Mengadakan pembinaan / pelatihan anggota / pengurus untuk Peminpin Pujian, Pembawa Firman dll.
  • Saling melayani ( mendokan) bila ada anggota yg berbeban.

David:
Apa kira kira yg membuat persekutuan doa Karismatik beda dengan persekutuan doa lainnya?

Eric Gasper:
Pada dasarnya semua sama saja dalam artian doanya sama sama mengarah kepada Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus. Yang sedikit membedakan adalah musik/ lagunya. Pada umumnya lagu yang kita pakai bersifat gembira walaupun terkadang ada juga lagu yang iramanya slow.  Kalau kita menyanyikan lagu pujian yang gembira harapannya hati kita ikut bersuka cita di dalam Tuhan. Pada saat kita masuk penyembahan, kita menggunakan lagu pujian penyembahan yg berirama slow, sambil kita mengangkat hati kita kepada Tuhan. 

David:
Baik, kita lanjutkan mengenai Visi & Misi PDKK Kasih Yesus Paroki St Klemens I Sepinggan.

Cecilia Parrang:
Visi dari PDKK KASIH YESUS adalah :Membawa umat Paroki St Klemens I lebih dekat kepada Yesus melalui Persekutuan Doa yg intens. 
Misi :

  • Menolong umat agar rajin bersekutu adalah merupakan perwujudan Cinta & Kasih yang menyala dan komitmen yang besar dalam melayani umat Tuhan melalui persekutuan Doa
  • Menolong umat agar rajin membaca / membahas Firman Tuhan juga akan menguatkan iman. (Roma  10:17) Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Ajeng:
Pak Eric mungkin boleh dishare dengan rekan setia di rumah, bagaimana mengapa tertarik dengan Karismatik Katolik? 

Eric Gasper:
Sebetulnya sudah lama saya ingin bergabung dgn PDKK. Namun ada semacam perasaan yg mengganggu, seolah PD Karismatik itu bukan Katolik. Setelah bertanya kesana kemari, dan melihat bahwa di dalam PDKK saya bisa mendapatkan sukacita yg saya cari cari itu, maka akhirnya saya semakin rajin mengikut Persekutuan Doa.  Kemudian pada tahun 2000 saya mengikuti Seminar Hidup Baru, saya semakin merasa terpanggil utk ikut dlm PDKK (Waktu itu di Firdaus Prapatan). Seiring dengan waktu saya di beri kesempatan untuk ikut ambil bagian didalam PD tersebut, misalnya Pembawa Firman, dan pemusik.

Dengan ikut ambil bagian di dalam PD (ikut menjadi penyaji, kalau itu diibaratkan restoran) membuat kita terpacu untuk menyiapkannya. Untuk menyiapkan Firman misalnya, kita jadi rajin membuka Kitab Suci (dampak positifnya) Begitu juga dengan musik. Saya jadi terpacu untuk lebih sering latihan supaya dapat bermain dengan baik untuk mengiringi lagu pujian kepada Tuhan.

Ajeng:
Puji Tuhan! Benar-benar pengalaman iman yang sangat menyentuh. Ibu Cecillia Parrang, bagaimana dengan ibu sendiri, bagaimana awalnya bisa sampai ikut Karismatik.

Cecilia Parrang:
Pada awalnya saya tidak terlalu tertarik dgn Karismatik. Kemudian saya sering ikut retret dalam rangka mencari Yesus di dalam gereja Katolik. Kemudian pada waktu Retret di Lembah Cipinus, Ciloto, saya mendapatkan jawaban itu dan saya menjadi lebih sadar bahwa:

  • Yesus itu sungguh luarbiasa dan berkuasa
  • Dlm Gereja Katolik sarat dengan sarana dan prasarana utk mendekatkan diri pada Yesus, salah satunya melalui PDKK
  • Bahwa ada Ibu Maria yg adalah bunda kita dan bunda segala bangsa. 

Ajeng:
Lalu bagaimana tanggapan atau dukungan Pastor Paroki terhadap kegiatan ini?

Eric Gasper:
Sangat mendukung, tempat diberikan, waktu diberikan, kalo tidak mendukung kan kita tidak ada Misa Karismatik  

Ajeng:
Dukungan suster PRR terhadap program/kegiatan ini?

Cecillia Parrang:
Suster-suster PRR juga ikut mendukung kegiatan PDKK Kasih Yesus. Suster Flor dan beberapa suster yg lain juga sering ikut kegiatan PD pada hari Rabu. Bahkan sesekali ikut menjadi pemazmur pada saat kami bertugas koor di dalam misa mingguan.

David:
Program kegiatan apa saja yang ada di PDKK Kasih Yesus untuk tahun 2006 ini?

Eric:
Yang rutin tentunya persekutuan doa setiap Rabu jam 7.30 – 9.30 pm di Aula Paroki St Klemens I dan misa karismatik setiap Rabu minggu kedua dalam bulan. Kegiatan non rutin:

  • Koor, Lektor dan Tatib
  • Seminar (seminar SHBDR, Pertumbuhan, Penyembuhan Luka Batin, Leadership, dll)
  • KRK  

David:
Kalau ada umat yang ingin bergabung dalam PD setiap hari Rabu itu, gimana caranya? Bisa langsung datang saja atau harus daftar dulu?

Eric:
Monggo, silahkan langsung datang dan mari kita bersama merasakan hangatnya kasih Yesus di dalam persekutuan doa 

David:
Apakah ada usaha-usaha khusus dari Pengurus PDKK Kasih Yesus untuk merangkul umat Paroki St Klemens I untuk bergabung/berpartisipasi atau setidaknya memberi ruang bagi kegiatan PDKK?

Cecilia Parrang:
Ya, kami sebagai pengurus PDKK Kasih Yesus, sudah berusaha menghimbau umat melalui memberi selebaran tentang PDKK Kasih Yesus juga melalui pengumuman gereja. Bagi yg merasa terpanggil boleh datang dan bergabung. Tentang bagaimana hasilnya biarlah Tuhan Yesus  saja yang mengaturnya. 

David:
Pertanyaan terakhir sebelum kita mengakhiri program malam hari ini, apakah ada pesan-pesan khusus dari Ibu Cecilia Parrang atau pak Eric untuk para Umat Katolik kita di Balikpapan, khususnya di wilayah Paroki St Klemens, sehubungan dengan keberadaan PDKK k ini?

Cecilia Parrang:
Jika diantara umat ada yg tergerak utk bergabung, silahkan datang. Jangan pernah merasa alergi, atau takut terhadap cemoohan orang. Karena Kegiatan PDKK adalah 100% Katolik. Bahkan Paus yg terdahulu Paus Yohanes Paulus ke 2 telah mensahkan bahwa kegiatan Karismatik adalah legal di dalam gereja katolik.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: