Menggemakan Gema Warta – Yohanes Kopong Tuan, MSF

YohanesKopong.jpg

MENGGEMAKAN GEMA WARTA
Oleh : Fr. Kopong, MSF
(Redaksi Majalah MUSAFIR)

Gereja Katolik menyadari bahwa; media komunikasi menjadi sebuah wacana ataupun sarana penting di dalam pelayanan karya pastoral, khususnya di dalam penyebaranInjil yang merupakan pedoman iman dan moral Kristiani. Karena fungsi media komunikasi oleh Gereja Katolik tidak hanya dipandang sebagai media informasi semata, tetapi juga sebagai sebuah bentuk pelayanan yang kreatif dan inovatif maka diharapkan agar pesan yang disampaikan juga tentunya merupakan pesan yang mampu memberi inspirasi dan semangat kepada siapa saja khususnya umat Katolik yang mendengar pewartaan lewat media komunikasi tersebut.

Radio Gemaya hadir dengan program Gema Warta, merupakan sebuah angina segar bagi Gereja kita, karena kehadiran program Gema Warta dalam Radio Gemaya, ikut membantu karya pastoral di dalam menyebarkan nilai-njlai Injili kepada umat Katolik di Balikpapan ini.
Saya pribadi, senang dengan Program Gema Warta, namun menggemakan Gema Warta sehingga Warta itu sungguh-sungguh bergema, sampai saat ini masih sebatas pemberian informasi. Artinya masih sebatas ajaran-ajaran iman dan moral Gereja Katolik. Oleh karena itu bagi saya pribadi, selain informasi yang kita sampaikan sebagaimana yang selama ini kita lakukan setiap hari Kamis, sebaiknya diisi juga dengan renungan-renungan malam berupa Keluarga Kudus, Maria, para Santo Santa dll. Karena renungan-renungan malam akan memberi nilai tambah dan kontribusi bagi perkembangan iman dan moral Katolik. Umat dapat menimba spiritualitas dari renungan tersebut sebagai inspirasi bagi kehidupan iman dan moral mereka. Mengenai renungan malam ini sebagai Redaksi Majalah MUSAFIR, kami ingin menjalin sebuah kerja sama untuk mengisinya. Bagaimana? Setuju?

Pemberian informasi yang selama ini kita berikan memang sangat penting bagi perkembangan iman dan moral umat kita. Tetapi iman dan moral serta warta yang kita sampaikan itu semakin menggema kalau juga disertai dengan renungan-renungan singkat yang bermakna. Mari kita mencoba untuk belajar pada Radio-radio swasta (Katolik&Protestan) lainnya. Mereka tidak hanya memberikan informasi atau pengetahuan seputar ajaran iman Katolik tetapi juga mengadakan renungan singkat yang sangat inspiratif.

Tujuan dari Gema Warta tidak lain dan tidak bukan adalah menyampaikan sabda Allah yang termuat baik dalam Kitab Suci dan Tradisi serta Ajaran-ajaran Gereja, maka bagaimanapun juga menuntut suatu kealihan dari yang menyampaikan. Dalam arti bahan yang disampaikan betul-betul merupakan bidang disiplin ilmu yang dipelajari, sehingga ketika menyampaikan tidak menimbulkan kesalahan. Jujur beberapa kali acara Gema Warta yang disampaikan tiap hari kamis, kadang ada kesalahan tipis yang terlontar. Meskipun kesalahan tipis tapi karena hal ini menyangkut iman dan moral Katolik, maka akan menimbulkan pertanyaan dalam diri umat yang kritis. Maka dari bila bahan yang akan disampaikan itu berkaitan dengan yang namanya TEOLOGI seperti Kitab Suci, sakramen-sakramen dan gereja serta perkawinan, itu merupakan bidang para teolog, dalam hal ini mereka yang mempelajari teologi seperti Pastor dan rater adalah calon imam. Dan buku atau sumber yang dipelajari bukan hanya satu buku, melainkan beberapa sumber. Satu hal yang maaf boleh saya jadikan contoh yaitu tema pertama Gema Warta mengenai Sakramen Permandian; di situ ada pertanyaan mengenai; “Apakah Yesus membabtis orang”? Dari yang saya baca (maaf kalau saya tidak salah membacanya); jawaban yang diberikan sama sekali tidak menjawab pertanyaan. Mengapa? Karena jawaban yang diberikan tidak ada landasan biblisnya, padahal Gema Warta berarti menggemakan Warta Injil sebagai norma iman pertama dan umat Kristiani. Padahal untuk menjawab pertanyaan di atas, kita seharusnya bertitik tolak sari dua tulisan, yaitu dalam Injil Markus dan Kisah Para Rasul apakah Yesus membaptis atau tidak sehingga kita bisa mengambil suatu kesimpulan yang tepat. Oleh karena itu karena hal ini adalah bidang yang dipelajari secara lebih mendalam oleh para Pastor dan calon imam (Frater) maka sebaiknya menjadi tanggung jawabnya untuk menyampaikannya. Untuk bidang-bidang umum kita dapat melibatkan semua umat dan para suster sehingga kita semakin hari semakin menggemakan Gema Warta bagi semua orang khususnya umat katolik di Balikpapan.
Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: